Media Online Halilintar
Hadir Sebagai ‘News Hunter’ dengan Penyajian Pemberitaan yang Lugas, Tegas, dan Tuntas
Izin Terbit Keputusan Menteri Penerangan Republik Indonesia Nomor . 1394/SK/MENPEN/SIUPP/1999 Tanggal 21 Juni 1999
Aksi Botak Artis untuk Dukung Anak Penderita Kanker
Sejumlah
artis bergabung dalam gerakan Shave For Hope. Mereka rela membotakkan
rambutnya untuk para penderita kanker (Wimbarsana/Bintang.com)
Bintang.com, Jakarta
Bagi penderita kanker, salah satu proses yang harus dijalaninya untuk
bertahan hidup ialah dengan kemoterapi. Namun ada efek yang terjadi,
perlahan-lahan para penderita kanker harus merelakan rambut
mereka. Karena itu, puluhan artis yang peduli akan penderita kanker
menggelar aksi Shave For Hope. Selain itu mereka mengajak masyarajat untuk memberi dukungan moril dengan cara mencukur rambut sampai botak. Baca juga: Bantu Anak Penderita Kanker Melalui Acara Shave For Hope
Edi Brokoli ikut terlibat dalam aksi 'Botakin Selebriti Shave For Hope 2015’. (Wimbarsana/Bintang.com)
Ditahun 2013 lalu, Edi Brokoli yang identik dengan rambut kribonya
rela dibotakan demi kampanye Shave For Hope. Rambut Edi dilelang dan
berhasil laku seharga Rp 160 juta yang diserahkan ke Yayasan Pita Kuning
Anak Indonesia. (YPKAI-C3).
Tahun ini, Indra Bekti, Sogi Indra Dhuaja, Tora Sudiro, Danang Postman, Adit Insomnia, Ananda Omesh,
Betrand Antolin, Rhesa (Endah N Rhesa), Alexander Thian, dan Asty
Ananta berkomitmen untuk memcukur rambut kepala mereka demi menggalang
dana bagi gerakan kemanusiaan Shave For Hope 2015.
"Aku rela menjadi botak agar anak-anak pasien kanker bisa terus
tersenyum," kata Indra Bekti. "Yuk kita semua ikut ngeringanin beban
anak-anak (penderita kanker) ini," sambung Sogi Indra Dhuaja di Lippo
Mall Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (6/9/2015).
Dari
sederet selebriti Indonesia yang ikut aksi 'Botakin Selebriti Shave For
Hope 2015', Ananda Omesh merupakan salah satunya.
(Wimbarsana/Bintang.com)
Lain cerita dengan yang dirasakan oleh Tora Sudiro dan Danang
Postman. Mereka mengaku iri melihat keberanian Edi Brokoli yang sudah
terlebih dahulu melakukan aksi nyata untuk anak penderita kanker. Baca juga: Botakan Kepala, Ananda Omesh Izin Sana-Sini
Tak banyak yang bisa dilakukan dalam hidup, membantu sesama bisa
menjadi hal yang membahagiakan. Itu yang dirasakan Edi Brokoli saat bisa
mendapatkan senyum dari para penderita kanker dengan aksi yang ia
lakukan. "Karena masa anak-anak seharusnya bisa dipenuhi senyuman, bukan
untuk melawan kanker," ungkap Edi Brokoli di tempat yang sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar